ART-011 Sekilas ISO 22000 11/14/2009
Sebelum diterima dan dikonsumsi pelanggan, pangan melalui suatu rantai pasokan yang panjang dan melalui berbagai macam organisasi mulai dari produsen hingga pengecer. Karena itu, potensi bahaya akibat penanganan pangan yang kurang baik di tiap titik rantai pasokan tersebut akan dapat membahayakan jiwa dan kesehatan pelanggan yang mengkonsumsinya. ISO sejak tahun 2002 telah mengembangkan suatu standar internasional yang tidak hanya mengatur mengenai analisis resiko pada titik-titik rantai pangan tersebut atau dikenal dengan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point), tapi juga sekaligus melakukan improvement melalui sistem manajemen mutu ISO 9000. Dengan kata lain, ISO 22000 merupakan integrasi antara HACCP dengan ISO 9000. Akhirnya pada tanggal 3 Juni 2004, ISO menerbitkan ISO/DIS 22000 dan September 2005 menerbitkan ISO 22000:2005, Food safety management systems (FSMS) - Requirements. Jadi, bagi organisasi dalam rantai pangan yang ingin mengambil sertifikasi ini mesti mematuhi persyaratan-persyaratan pada ISO 22000:2005. Panduannya sendiri diberikan pada ISO/TS 22004:2005. Dan dengan sertifikasi ini, organisasi tidak perlu lagi mengambil sertifikasi HACCP dan/atau ISO 9000 lagi. Rs/MIN Add Comment | ArchivesFebruary 2012 CategoriesAll |
RSS Feed