MIN Consulting  

  • Home
    • About Us
      • Profile
        • Associate
        • Blog
        • Products
          • Tutorial>
            • CD Tutorial ISO 9000
              • Ebook Tutorial ISO 9000
              • DBMS>
                • Doc Control
                  • Gap Analysis
                • Services
                  • In-House Training
                    • Assistantship>
                      • ISO 9001:2008
                        • ISO/IWA 2:2007
                          • ISO 14001:2004
                            • OHSAS 18001:2007
                            • Website+Ecommerce Development
                              • DBMS Programming
                              • Ecommerce
                              • Discussion
                              • Clients
                              • Links
                              • Testimony
                              • Contact
                              ART-028 Persyaratan Dokumentasi ISO 9000 01/24/2010
                              0 Comments
                               
                              ISO 9001:2000 (sekarang versi 2008) telah mengurangi persyaratan dokumentasi dibandingkan dalam versi sebelumnya. Ini berarti perusahaan menjadi lebih fleksibel dalam menetapkan dan mendokumentasikan sistem manajemen mutunya. Hal ini memungkinkan setiap perusahaan mengembangkan jumlah minimum dari dokumentasi yang dibutuhkan untuk menunjukkan efektivitas perencanaan, pengoperasian dan pengendalian proses-prosesnya. Perlu ditekankan lagi, bahwa ISO 9001:2008 mensyaratkan sistem manajemen mutu yang terdokumentasi, BUKAN SISTEM DOKUMENTASI.

                              Cakupan dokumentasi sistem manajemen mutu (SMM) ISO 9001:2008 termaktub dalam Klausul 4.2.1. Klausul ini menerangkan bahwa dokumentasi sistem manajemen mutu harus mencakup:
                              - pernyataan terdokumentasi dari kebijakan mutu dan sasaran mutu;
                              - manual mutu;
                              - prosedur terdokumentasi yang disyaratkan oleh Standar Internasional ini;
                              - dokumen yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk memastikan efektivitas perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian dari proses-proses tersebut; dan
                              - rekaman mutu yang dipersyaratkan oleh Standar Internasional ini (lihat 4.2.4)

                              Dari keterangan di atas dapat dipastikan bahwa apabila standar-standar secara spesifik membutuhkan suatu ”prosedur terdokumentasi”, maka prosedur itu harus DITETAPKAN, DIDOKUMENTASIKAN, DITERAPKAN dan DIPELIHARA.

                              Klausul ini juga menekankan bahwa pengembangan dokumentasi BOLEH BERBEDA antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya dikarenakan alasan-alasan berikut:
                              - ukuran perusahaan dan jenis kegiatan;
                              - kompleksitas proses dan interaksinya; dan
                              - kompetensi personelnya.

                              Semua dokumen dan rekaman, sebagai bagian dari SMM ISO 9000, harus dikendalikan sesuai dengan klausul 4.2.3 dan 4.2.4 dimana dokumen dan/atau rekaman mutu tersebut bisa saja disimpan dalam bentuk kertas, electronic data dalam komputer, foto-foto, dan lain-lain.

                              Rs/MIN
                              Add Comment
                               
                              ART-027 Gap Analysis 01/01/2010
                              0 Comments
                               
                              Salah satu langkah penting dalam proses awal penerapan sistem manajemen, seperti: sistem manajemen mutu ISO 9000, sistem manajemen lingkungan ISO 14000 dan lain sebagainya, adalah membandingkan sistem manajemen yang sedang berjalan dengan persyaratan sistem manajemen standarnya, apakah sistem yang ada telah memenuhi persyaratan-persyaratan dalam standar tersebut. Langkah ini biasa disebut dengan “Gap Analysis.” 
                              Picture
                              Gambar 1. Sistem ideal = aktual
                              Picture
                              Gambar 2. Sistem ideal ≠ aktual
                              Organisasi harus melakukan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan gap analysis ini sebelum memulai penerapan sistem manajemen yang dimaksud pada organisasi.

                              Rs/MIN
                              Add Comment
                               

                                Archives

                                February 2012
                                September 2010
                                August 2010
                                January 2010
                                December 2009
                                November 2009

                                Categories

                                All
                                5S/5R
                                Business Process
                                Ems
                                Fsms
                                Gap Analysis
                                Internal Audit
                                Isms
                                Iso
                                Iso 10012
                                Iso 14000
                                Iso 19011
                                Iso 22000
                                Iso 9000
                                ISO/IEC 17025
                                ISO/IEC 27000
                                ISO/IWA 2
                                ISO/PAS 28000
                                ISO/TS 16949
                                Lean Manufacturing
                                Mms
                                Ohsas 18000
                                Pdca
                                Poka Yoke
                                Qms
                                Six Sigma
                                Tqm

                                RSS Feed



                              Copyright © MIN Consulting 2009